Museum PETA yang juga dikenal sebagai museum Pembela Tanah Air merupakan
salah satu museum yang dibangun untuk dijadikan salah satu dedikasi pemerintah
untuk memberikan penghargaan kepada
tentara peta. Selain itu,
museum yang terletak di bogor ini juga didirikan untuk memberi gambaran
perjuangan kemerdekaan Indonesia dan persiapan dalam mengisi kemerdekaan Museum
peta dulunya merupakan tempat pendidikan dan pelatihan tentara PETA pada zaman
jepang. Gedung bersejarah ini menjadi salah satu gedung bersejarah
peninggalan belanda.
Sekilas tentang bagaimana museum PETA menjadi salah satu museum yang
bersejarah di Bogor. Ketika berkunjung ke museum PETA saya bertemu dengan salah
satu kepala pemandu dari museum tersebut. Museum PETA menceritakan perjalanan kontribusi
tentara peta terhadap kemerdekaan dengan diorama diorama yang ada di dalamnya. Mulai
masuk gedung 1- gedung 2.
Museum PETA jam 10.00 – 15.00
(Senin – Jumat). Pihak museum sering kali berkerja sama dengan pemerintah
daerah dan perusahaan-perusahaan untuk memberi edukasi langsung kepada
pengunjung. Museum ini juga melakukan
upacara pada hari pahlawan untuk menarik pengunjung. Museum ini banyak
mengikuti road show untuk mengenalkan museum kepada khalayak yang belum
mengetahui pengunjungnya.
Museum PETA yang merupakan museum dinas tidak mengenakan biaya kepada
pengunjungnya. Museum ini ketika saya berkunjung kebetulan hanya dijaga dengan
seorang pemandu. Museum ini tidak begitu ramai pengunjung. Museum ini banyak
menampilkan diorama, monumen, senjata-senjata, dan baju perang yang digunakan
oleh museum PETA saat berperang.
Museum ini memiliki kelebihan karena terletak ditengah kota Bogor. Jika ingin
berkunjung museum ini ada di Jl.
Sudirman no 35. Tidak susah mencarinya gedung museum ini juga tempat
peninggalan dari zaman penjajahan belanda. Jangan ragu untuk mengunjungi museum
ini karena museum ini tidak mengenakan tarif pada siapa pun.
Salah satu diorama yang ada di museum peta