Rabu, 11 November 2015

Museum Peta



Museum PETA yang juga dikenal sebagai museum Pembela Tanah Air merupakan salah satu museum yang dibangun untuk dijadikan salah satu dedikasi pemerintah untuk  memberikan penghargaan kepada tentara peta. Selain itu, museum yang terletak di bogor ini juga didirikan untuk memberi gambaran perjuangan kemerdekaan Indonesia dan persiapan dalam mengisi kemerdekaan Museum peta dulunya merupakan tempat pendidikan dan pelatihan tentara PETA pada zaman jepang. Gedung bersejarah ini menjadi salah satu gedung bersejarah peninggalan belanda.  
Sekilas tentang bagaimana museum PETA menjadi salah satu museum yang bersejarah di Bogor. Ketika berkunjung ke museum PETA saya bertemu dengan salah satu kepala pemandu dari museum tersebut.  Museum PETA menceritakan perjalanan kontribusi tentara peta terhadap kemerdekaan dengan diorama diorama yang ada di dalamnya. Mulai masuk gedung 1- gedung 2.
Museum PETA  jam 10.00 – 15.00 (Senin – Jumat). Pihak museum sering kali berkerja sama dengan pemerintah daerah dan perusahaan-perusahaan untuk memberi edukasi langsung kepada pengunjung.  Museum ini juga melakukan upacara pada hari pahlawan untuk menarik pengunjung. Museum ini banyak mengikuti road show untuk mengenalkan museum kepada khalayak yang belum mengetahui pengunjungnya.
Museum PETA yang merupakan museum dinas tidak mengenakan biaya kepada pengunjungnya. Museum ini ketika saya berkunjung kebetulan hanya dijaga dengan seorang pemandu. Museum ini tidak begitu ramai pengunjung. Museum ini banyak menampilkan diorama, monumen, senjata-senjata, dan baju perang yang digunakan oleh museum PETA saat berperang.
Museum ini memiliki kelebihan karena terletak ditengah kota Bogor. Jika ingin berkunjung museum ini ada di  Jl. Sudirman no 35. Tidak susah mencarinya gedung museum ini juga tempat peninggalan dari zaman penjajahan belanda. Jangan ragu untuk mengunjungi museum ini karena museum ini tidak mengenakan tarif pada siapa pun.

 
Salah satu diorama yang ada di museum peta